Tulisan pendek ini saya dedikasikan untuk kepergian seorang sahabat, mentor, sekaligus tong sampah penampung keresahan saya beberapa tahun terakhir: Widyasena Sumadio. Saya tahu dia benci dengan istilah itu (tong sampah), karena setiap sampah yang saya utarakan selalu disambit balik ke saya; walhasil di setiap akhir sesi mentoring saya selalu merasa berlumuran sampah. Mas Wid seorang […]